Menu
Olahraga Jawa Timur

Maraton Surabaya Menggerakkan Ekonomi tetapi Keselamatan dan Akses Jalan Menuntut Evaluasi

Admin P
05 Oktober 2026 23:56
44 dibaca
Maraton Surabaya Menggerakkan Ekonomi tetapi Keselamatan dan Akses Jalan Menuntut Evaluasi

anfaat ekonomi Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 datang bersama pekerjaan rumah penyelenggaraan. Kategori maraton harus dihentikan karena kondisi panas, sementara warga mengeluhkan penutupan jalan yang mengganggu perjalanan mereka.

SURABAYA — Manfaat ekonomi Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 datang bersama pekerjaan rumah penyelenggaraan. Kategori maraton harus dihentikan karena kondisi panas, sementara warga mengeluhkan penutupan jalan yang mengganggu perjalanan mereka pada Minggu (4/10/2026).

Dua persoalan itu muncul di tengah klaim besarnya perputaran ekonomi kegiatan. Pemerintah Kota Surabaya memublikasikan kajian LPEP Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga yang memperkirakan aktivitas ekonomi selama tiga hari mencapai Rp74,78 miliar, dengan kontribusi terhadap PDRB sekitar Rp41,42 miliar.

Perputaran aktivitas ekonomi dan kontribusi PDRB merupakan dua ukuran berbeda dalam kajian tersebut. Angka-angka itu tidak berarti pemerintah kota menerima pendapatan tunai dengan jumlah yang sama. Pengeluaran peserta yang dihitung antara lain akomodasi, makanan, oleh-oleh, dan transportasi lokal.

Pemkot menyebut peserta melampaui 11.000 orang. Eri Cahyadi juga mengaitkan kegiatan itu dengan peningkatan keterisian hotel hingga kisaran 80–90 persen. Besarnya kunjungan menjelaskan alasan kota mempertahankan kegiatan olahraga sebagai bagian dari pengembangan pariwisata.

Di lintasan, panitia menghadapi persoalan yang berbeda. Race Director Safrita Aryana menyampaikan bahwa kategori maraton dihentikan pukul 08.27 WIB setelah kondisi panas dipantau dan dibahas bersama tim medis. Keselamatan peserta serta petugas menjadi pertimbangan keputusan itu.

Pemantauan menggunakan alat Wet Bulb Globe Temperature atau WBGT di sekitar tenda medis. Laporan tersebut menegaskan angka ekstrem yang disebut merupakan pembacaan indeks WBGT, bukan suhu udara biasa. Karena itu, angka tersebut tidak tepat disebarkan sebagai suhu merata seluruh Kota Surabaya.

Di luar urusan penghentian lomba, penutupan sejumlah ruas jalan memunculkan keluhan perjalanan warga. Eri mengatakan sosialisasi dan pengarahan menuju rute alternatif akan diperkuat. Pernyataan itu disampaikannya pada Senin (5/10/2026).

Menurut Eri, informasi penutupan sebelumnya telah disampaikan, tetapi pelaksanaan berikutnya tetap memerlukan perbaikan. Salah satu perhatian yang disebut adalah keberadaan petugas agar pengendara tidak telanjur masuk ke ruas yang tidak dapat dilewati.

Catatan ekonomi, keputusan medis, dan keluhan lalu lintas memperlihatkan tiga sisi dari kegiatan yang sama. Tingginya pengeluaran pengunjung menjelaskan manfaat acara, sedangkan penghentian lomba dan gangguan perjalanan menunjukkan persoalan operasional yang harus ditangani.

Evaluasi berikutnya akan menentukan bagaimana kepentingan peserta, warga, dan pelaku usaha dapat terakomodasi dalam pelaksanaan mendatang. Untuk saat ini, komitmen perbaikan yang disampaikan wali kota berfokus pada informasi lalu lintas dan pengarahan di lapangan.

Bagikan: