Angka Kemiskinan Jember Turun 15.990 Jiwa, Terendah dalam Satu Dekade
Kabupaten Jember mencatat penurunan angka kemiskinan pada Maret 2026.
Kabupaten Jember mencatat penurunan angka kemiskinan pada Maret 2026.
JEMBER, 22 Oktober 2026, sebuah video yang diunggah akun Pasirian Kota (PASTA) memperlihatkan aksi kejar-kejaran antara petugas keamanan atau satpam dengan sebuah mobil berwarna putih di kawasan Alun-Alun Jember, Kamis pagi.
Kabupaten Jember mencatat penurunan angka kemiskinan pada Maret 2026.
Penantian panjang nelayan Puger, Kabupaten Jember, selama kurang lebih 20 tahun untuk mendapatkan normalisasi Muara Pancering atau Pelawangan Puger akhirnya mulai terwujud.
Nama Bupati Jember Gus Fawait mulai masuk dalam perbincangan tentang regenerasi kepemimpinan Jawa Timur
Arah kebijakan pemerintah pusat, menurut Bupati Jember Muhammad Fawait, perlu diterjemahkan menjadi program yang menjawab kebutuhan warga di daerah
Setelah UHC dan Homecare, Kini Jember Resmikan Mobil Cinta 31 mobil.
Prakiraan BMKG mencatat rentang suhu Jawa Timur secara keseluruhan berada pada 15–37 derajat. Kondisi berawan dan udara kabur muncul di banyak wilayah, tetapi tidak menghasilkan suhu maksimum yang seragam.
Seorang pria asal Desa Sumberweling, Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Abdullah Arrosyi alias Kiai Abdullah, menjadi sorotan setelah video pengakuannya yang mengklaim pernah bertemu Allah SWT dan Rasulullah SAW viral di media sosial.
Gus Fawait menempatkan keberpihakan kepada wong cilik sebagai arah utama kaderisasi Tunas Indonesia Raya (TIDAR). Bagi Bupati Jember sekaligus Ketua TIDAR Jawa Timur tersebut, kemampuan berorganisasi harus dibarengi karakter yang kuat dan kepekaan terhadap persoalan masyarakat.
Kemunduran Musim Hujan: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Jawa Timur memprakirakan sebagian besar wilayah Jatim mengalami kemunduran datangnya musim hujan, yang baru terjadi pada Desember 2026.
Tiga dinas di Jember turun langsung ke rumah warga di pelosok Sumberjambe untuk mempermudah akses layanan kesehatan, administrasi kependudukan, dan jaminan kesehatan. Melalui layanan jemput bola tersebut, warga yang sebelumnya belum terdata bisa mendapatkan KTP sekaligus diproses untuk terdaftar dalam program Universal Health Coverage (UHC). Langkah ini menunjukkan pelayanan publik yang lebih dekat dan hadir untuk memastikan hak dasar warga tidak terhambat jarak maupun administrasi.