Kabupaten Jember mencatat penurunan angka kemiskinan pada Maret 2026. Jumlah penduduk miskin berkurang sebanyak 15.990 jiwa, dari 216,76 ribu jiwa menjadi 200,77 ribu jiwa.
Penurunan tersebut menjadi yang terbesar di Jawa Timur, sekaligus menandai perkembangan positif dalam upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Jember.
Persentase penduduk miskin Jember kini berada di angka 8,00 persen, terendah dalam satu dekade terakhir. Capaian ini juga melampaui target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2026 sebesar 8,36 persen.
Angka kemiskinan Jember tercatat lebih rendah dibandingkan rata-rata Jawa Timur sebesar 9,06 persen maupun nasional sebesar 8,07 persen. Capaian ini menjadi salah satu indikator perkembangan program pembangunan yang dijalankan pada masa kepemimpinan Bupati Jember, Gus Fawait.
Sejumlah program turut menjadi bagian dari upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat, di antaranya perlindungan kesehatan melalui Universal Health Coverage (UHC), layanan Home Care dan Mobil Cinta, perluasan akses pendidikan, serta program Optimalisasi Lahan (OPLAH) untuk mendukung ketahanan pangan.
Meski demikian, penurunan angka kemiskinan masih menyisakan pekerjaan besar. Sebanyak 200,77 ribu penduduk Jember masih berada dalam kategori miskin. Karena itu, keberlanjutan program, ketepatan sasaran bantuan, dan pemerataan manfaat pembangunan menjadi faktor penting agar tren penurunan kemiskinan dapat terus dipertahankan.
#JemberBaru #JemberMajuBersama #GusFawait #PemkabJember #KemiskinanTurun
Berita
Jawa Timur
Angka Kemiskinan Jember Turun 15.990 Jiwa, Terendah dalam Satu Dekade
Admin P
23 Oktober 2026 03:31
20 dibaca
855
Views
on TikTok
19
0
44
Ringkasan Berita
Kabupaten Jember mencatat penurunan angka kemiskinan pada Maret 2026.
Tautan
& Media Terkait:
Berita Terkait
Berita
BGN Uji Coba Sistem Prasmanan Program Makan Bergizi Gratis di 10 Provinsi
2 hari yang lalu
Berita
Mobil Putih Diduga Terkait Perampokan Emas Kabur dari Kejaran Satpam di Alun-Alun Jember
Jawa Timur
•
2 hari yang lalu
Berita
ANTREAN BBM JADI SOROTAN, BAHLIL KLAIM STOK NASIONAL MASIH AMAN
3 hari yang lalu