JAKARTA - Polisi menyebut korsleting listrik di lantai dua sebagai penyebab kebakaran yang menewaskan dua pemuda di Utan Kayu Selatan, Matraman, Jakarta Timur. Keterangan itu disampaikan pada Rabu, 7 Oktober 2026, sehari setelah api melanda bangunan yang digunakan sebagai tempat tinggal sekaligus gudang alat kesehatan.
Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Timur AKP I Made Budi menyampaikan bahwa informasi mengenai sumber kebakaran diperoleh dari penyidik. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Asem Gede Timur, RT 10/RW 05, pada Selasa pagi.
Dua korban, M Afarizi berusia 20 tahun dan M Fadel berusia 18 tahun, dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah keduanya dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk penanganan lebih lanjut.
Laporan kebakaran diterima Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur pada pukul 05.06 WIB. Petugas mengerahkan 10 mobil pemadam dan 50 personel ke lokasi.
Perwira Piket Gulkarmat Jakarta Timur Suhudi menjelaskan bahwa pemadaman dimulai pukul 05.14 WIB dan dinyatakan selesai pukul 07.03 WIB. Bangunan yang terbakar merupakan rumah toko tiga lantai.
Lurah Utan Kayu Selatan Rya Handayani menyebut ruko itu sehari-hari memiliki dua fungsi: tempat tinggal dan penyimpanan alat kesehatan. Keterangan tersebut memperjelas bahwa bangunan masih dihuni ketika kebakaran terjadi.
Dua korban disebut terjebak di lantai dua. Kebakaran berhasil dipadamkan setelah hampir dua jam penanganan, tetapi keduanya telah meninggal ketika dievakuasi.