Selama puluhan tahun, Indonesia dikenal sebagai salah satu produsen terbesar dunia untuk berbagai komoditas vital mulai dari kelapa sawit, nikel, timah, batu bara, hingga kopi dan karet. Namun, ada kenyataan ironis yang terjadi selama ini: harga dari hasil bumi kita justru ditentukan oleh negara atau pihak asing yang bahkan tidak memiliki barang tersebut! .
Menurut Presiden Prabowo Subianto, ketimpangan ini sangat tidak masuk akal secara ekonomi. Sudah saatnya Indonesia tidak lagi bergantung pada harga pasar luar negeri dan mengambil alih kendali penuh atas kekayaan alamnya sendiri.
Sebagai langkah konkret, Pemerintah resmi menargetkan pembentukan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis. Lewat bursa ini, dipadukan dengan kebijakan ekspor satu pintu nasional, Indonesia akan menetapkan standar harga pasar secara independen tanpa didikte pihak luar.
Pernyataan berskala global ini disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo dalam Penyampaian Keterangan Pemerintah atas RUU APBN 2027 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada 14 Agustus 2026. Bursa Mineral dan Komoditas Strategis ini ditargetkan resmi beroperasi penuh mulai 1 Januari 2027.
Saatnya Indonesia berdiri di atas kaki sendiri dan menjadi penentu penawaran serta harga di panggung perdagangan dunia! 🇲🇨 #potretsurabaya #bursa #prabowo #beritatiktok #beritaviral
Berita
INDONESIA GAK MAU LAGI DIATUR! Gebrakan Baru Prabowo Biar Kita Yang Tentukan Harga Dunia.
Admin P
20 Oktober 2026 05:39
23 dibaca
1,032
Views
on TikTok
61
7
2
Ringkasan Berita
Selama puluhan tahun, Indonesia dikenal sebagai salah satu produsen terbesar dunia untuk berbagai komoditas vital mulai dari kelapa sawit, nikel, timah, batu bara, hingga kopi dan karet.
Tautan
& Media Terkait:
Berita Terkait
Berita
BGN Uji Coba Sistem Prasmanan Program Makan Bergizi Gratis di 10 Provinsi
2 hari yang lalu
Berita
Angka Kemiskinan Jember Turun 15.990 Jiwa, Terendah dalam Satu Dekade
Jawa Timur
•
2 hari yang lalu
Berita
Mobil Putih Diduga Terkait Perampokan Emas Kabur dari Kejaran Satpam di Alun-Alun Jember
Jawa Timur
•
2 hari yang lalu